16
Oktober
2026
Jumat - :

Inovasi Kemasan Kabila, Solusi Kerajinan Perahu Hias Serui Tembus Pasar Luar

Ap
Oktober 15, 2026 pada DAERAH, PEMERINTAHAN
Oplus_131072

RUANGINFORMASISUARATIMUR.COM, SERUI – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Kepulauan Yapen, menggelar pelatihan pembuatan suvenir khas Papua yang mengangkat kearifan lokal, meliputi noken, kabila, dan perahu hias, sekaligus mengadakan pameran kerajinan. Kegiatan ini berlangsung di LPP RRI Serui selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober 2026.

Kepala Disparekraf Yapen, Nikolas P. Imbiri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program yang dianggarkan melalui APBD Induk Tahun 2026. Program ini berfokus pada pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya bidang kerajinan tangan atau kriya.

Menurut Nikolas, pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan para perajin sekaligus mendorong pengembangan produk suvenir khas Kepulauan Yapen agar memiliki nilai tambah dan lebih mudah dipasarkan kepada wisatawan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut adalah pengemasan perahu hias. Selama ini, wisatawan kerap mengalami kesulitan membawa perahu hias berukuran besar ketika bepergian menggunakan kapal laut maupun pesawat.

Untuk mengatasi kendala tersebut, perahu hias dirancang agar dapat dibongkar pasang atau dipisahkan menjadi beberapa bagian sehingga lebih praktis dibawa dan dikemas.

Selanjutnya, bagian-bagian perahu beserta aksesori pendukung, seperti dayung, kemudi, dan semang, dapat dimasukkan ke dalam wadah tradisional yang disebut kabila. Wadah tersebut dibuat menggunakan bahan lokal, seperti bambu yang diukir maupun daun tikar yang dianyam atau dijahit menjadi kemasan.

Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah wisatawan membawa pulang suvenir khas Kepulauan Yapen sekaligus memperkenalkan identitas budaya lokal melalui produk kerajinan yang memiliki ciri khas tersendiri.

Pelatihan tersebut melibatkan para pelaku ekonomi kreatif dari sejumlah wilayah, di antaranya Distrik Wonawa, Kampung Awado, Ansus, Kepulauan Ambai, Teluk Ampimoi, serta para perajin dari Distrik terdekat Kota Serui.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Bupati Kepulauan Yapen hadir memberikan apresiasi terhadap hasil karya para peserta, bahkan membeli sejumlah produk suvenir yang dipamerkan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Yapen berharap para perajin dapat terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, serta menghadirkan inovasi dalam desain dan kemasan suvenir.

Pengembangan kerajinan berbasis kearifan lokal diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian budaya Papua, tetapi juga membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan pelaku ekonomi kreatif, serta mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dengan demikian, suvenir khas Kepulauan Yapen diharapkan semakin dikenal oleh wisatawan dan mampu menjadi salah satu produk unggulan daerah yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi.

(*)

JMR

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright Ruang Informasi Suara Timur.com
MENU
ADVERTISEMENT
Ruang Informasi Suara Timur Kunjungi Sekarang
close