
RUANGINFORMASISUARATIMUR.COM, SERUI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal. Terbaru, Pemkab Yapen melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi resmi membuka program Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) di Serui, Jumat (16/10/2026).
Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan kunci utama dalam memajukan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada fisik atau infrastruktur semata, tetapi juga keberlanjutan kemampuan masyarakatnya.
“Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur, namun lebih dari itu harus membangun sumber daya manusia agar mampu mengelola dan memanfaatkan peluang pembangunan itu sendiri,” ujar Benyamin saat membuka acara tersebut.

Program pelatihan ini mencakup enam bidang keahlian teknis yang dinilai relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal saat ini. Keenam keahlian tersebut meliputi pelatihan komputer, operator alat berat (SIO), mekanik motor darat dan roda dua, teknisi motor laut, perkayuan/meubelair, serta las listrik.
Benyamin menjelaskan, keahlian-keahlian tersebut disiapkan secara khusus untuk menunjang sektor transportasi wilayah kepulauan, pembangunan fisik, hingga kewirausahaan mandiri.
Lewat program ini, pihaknya berharap peserta tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga terdorong untuk membuka usaha sendiri.

Langkah ini dinilai strategis untuk menekan angka pengangguran serta memicu pertumbuhan ekonomi berbasis kemandirian masyarakat lokal.
“Dengan hadirnya program pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja seperti ini, saya berharap Orang Asli Papua tidak lagi menjadi penonton di atas tanahnya sendiri, tetapi menjadi pelaku utama dalam pembangunan di daerahnya,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan disiplin dan sungguh-sungguh selama masa pelatihan berlangsung. Seluruh materi dan keterampilan dari para instruktur diharapkan bisa menjadi bekal jangka panjang bagi masa depan para peserta.
(*)
JMR